LIQO Edisi: Remember Just Buih Istighfar, Ngelus Dada



Selamat Mei tanggal 4 tahun 2013
Selamat menempuh jalan baru
Selamat menempuh jejak sejarah baru
Selamat menyaksikan kemurahan hati-hati hamba Tuhan yang baik

Siang itu bumi mengingatkan lagi murahnya kasih sayang Allah
Terlantun istighfar, tasbih, tahmid, takbir, dan tahlil
Menggebu rindu pada sosok yang cintanya penuh untuk Allah
Rasa yang meraksasa, mengepung seketika

Dan siang itu Rasulullah Muhammad Saw hadir
Bersama Abu Bakar, Umar bin Khatab, Ustman bin Affan, dan  Abdurrahman bi Auf
Menciptakan pohon do’a darurat
Pada tiga diantara lima hamba dhaifnya, liqo itu

Ya Allah, jika aku boleh meminta
Cukupkan hartaku atas kebutuhanku dan amalku
Ya Allah, jika aku boleh meminta
Aku ingin seperti mereka yang menjadikan harta digengaman tangan

Ya allah jika aku boleh meminta
Bisa mem back up kebutuhan banyak orang  seperti layaknya Abdurrahman bin Auf mem back-up kebutuhan Ummul Mukminin sepeninggal Rasul-Mu
Dan atau mencukupkan kebutuhan semua mujahid dan mujahidah islamiyah seperti Ustman bin Affan
Dan atau dua per tiga persen seperti Umar bin Khatab
Dan atau bahkan seratus persen seperti Abu Bakar menginfakkan hartanya dijalan-Mu

Ya Allah jika aku boleh meminta
Tolonglah aku untuk bisa terhindar dan menolong keluargaku, tetanggaku, karibku menghindari hutang dan riba
Tolonglah aku untuk membantu Muslim menjadi seperti Rasul-nya yang pengusaha
Tolonglah aku agar permintaanku tetap terjaga dalam jalan keridhoan-Mu

Bekal Sukses Mahasiswa Jurnalistik


Guru Besar Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Bandung, Prof. Dr. Asep Saepul Muhtadi, MA. mengatakan, mahasiswa jurusan komunikasi khususnya konsentrasi Jurnalistik harus menguasai minimal tiga hal yaitu menguasai bidang keilmuan jurusannya, menguasai teknologi dan minimal menguasai salah satu bahasa asing.

Menurutnya dalam kesempatan Kegiatan Orientasi Mahasiswa Jurnalistik, tiga hal itulah sebagai bekal jika Mahasiswa Jurusan Komunikasi Jurnalistik ingin sukses.

Daarut Tauhid Bandung Selenggarakan SSG Angkatan ke-25


Tugas Kamis, 11 April 2013

Sekitar 200 orang Ikhwan dan Akhwat mengikuti upacara pembukaan Santri Siap Guna (SSG) angkatan ke-25, Sabtu (06/04) pukul 13.00 WIB halaman gedung Daarul Hajj.

SSG angkatan ke-25 ini diselenggarakan mulai Sabtu, 6 April sampai akhir bulan Juni, dan pelatihannya diadakan setiap hari Sabtu dan Ahad saja, non mukim, ujar salah satu panitia acara saat upacara pembukaan berlangsung.

Pelatihan akan dilaksanakan di dua tempat berbeda, setiap hari Sabtunya diadakan didalam ruangan (indoor) dan hari Ahadnya diadakan diruang terbuka (outdoor). Pekan pertama terhitung tangga 6 April ini, pelatihan diadakan di Daarul Hajj dan Curug yang berada disekitar Gegerkalong.

Meskipun non mukim diharapkan SSG angkatan ke-25 ini mampu menjadi angkatan yang mampu mengaplikasikan Tekad Kehormatan Daarut Tauhid terutama mengaplikasikan lima pantangan, yaitu: pantang putus asa, pantang menyerah, pantang menyerah, pantang menjadi beban, pantang hati kotor, pantang mengeluh, ucap Ukhti Lilis, salah satu mentor akhwat, saat Halaqah Sabtu malam.